Minggu, 03 Juli 2011

Makalah Menganalisa E-COMMERCE

Definisi

E-commerce adalah dimana dalam satu website menyediakan atau dapat melakukan Transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“. E-commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan) .
Adapun pendapat mengenai pengertian E-Commerce bahwa E-commerce mengacu pada internet untuk belanja online dan jangkauan lebih sempit. Dimana e-commerce adalah subperangkat dari E-Bisnis.
Cara pembayarannya melalui transfer uang secara digital seperti melalui account paypal atau kartu credit. Sedangkan E-Bisnis mengacu pada internet tapi jangkauan lebih luas. Area bisnisnya terjadi ketika perusahaan atau individu berkomunikasi dengan klien atau nasabah melalui e-mail tapi pemasaran atau penjualan di lakukan dengan internet. Dengan begitu dapat memberikan keuntungan berupa keamanan fleksibililtas dan efisiensi.
Cara pembayarannya yaitu dengan melalui pembayaran digital secara E-Gold dan sudah di akui di seluruh dunia dalam melakukan transaksi online.
Pada umumnya pengunjung Website dapat melihat barang atau produk yang dijual secara online (24 jam sehari) serta dapat melakukan correspondence dengan pihak penjual atau pemilik website yang dilakukan melalui email.
Dalam prakteknya, berbelanja di web memerlukan koneksi ke internet dan browser yang mendukung transaksi elektronik yang aman, seperti Microsoft Internet Explorer dan Netscape Navigator. Microsoft dan Netscape, bekerja sama dengan perusahaan kartu kredit (Visa dan MasterCard), serta perusahaan-perusahaan internet security (seperti VeriSign), telah membuat standar enkripsi khusus yang membuat transaksi melalui web menjadi sangat aman.
Bahkan, Visa dan MasterCard menyediakan jaminan keamanan 100% kepada pengguna credit cardnya yang menggunakan e-com.
Adapun proses yang terdapat dalam E-Commerce adalah sebagai berikut :
1. Presentasi electronis (Pembuatan Website) untuk produk dan layanan.
2. Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan.
3. Secar otomatis account pelanggan dapat secara aman (baik nomor rekening maupun
nomor kartu kredit).
4. Pembayaran yang dilakukan secara langsung (online) dan penanganan transaksi.

Adapun keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan transaksi melalui E-Commerce bagi suatu perusahaan adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan pendapatan dengan menggunakan online channel yang biayanya
lebih murah.
2. Mengurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan kertas, seperti biaya pos surat,
pencetakan, report, dan sebagainya.
3. Mengurangi keterlambatan dengan menggunakan transfer elektronik/pembayaran
yang tepat waktu dan dapat langsung dicek.
4. Mempercepat pelayanan ke pelanggan, dan pelayanan lebih responsif.

Kelebihan & Kekurangan E-Commerce

Kelebihan e commerce :
- Lebih efisien waktu, sebab dengan adanya e commerce pemesanan barang dapat
melalui telephone atau situs internet dan dapat diantar.
Kekurangan e commerce :
- Tidak terlalu aman, sebab saat transaksi biasanya menggunakan kartu kredit atau
no rekening, itu dapat memungkinkan sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.

Dampak Positif dan Negatif E-Commerce

Didalam dunia E-Commerce pasti terdapat dampak positif dan negatifnya.
Dampak positifnya, yaitu :
1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang
tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
2. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
3. Menurunkan biaya operasional(operating cost).
4. Melebarkan jangkauan (global reach).
5. Meningkatkan customer loyality.
6. Meningkatkan supplier management.
7. Memperpendek waktu produksi.
8. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).
Dampak negatifnya, yaitu :
1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu
mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti
semua data finansial yang ada.
2. Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bias
menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak
berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat
kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.
4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang
hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia
memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.
5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam factor
seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha
menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
6. Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan
sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor
manusia,kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.

Berbisnis Dengan E-Commerce

Sebuah perusahaan e commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekutan produk saja, tetapi dengan adanya tim manajemen yang handal pengiriman yang tepat waktu.
Factor yang harus diperhatikan dalam berbisnis e commerce :
-menyediakan harga yang kompetitif
-adanya jasa yang handal
-adanya kemudahan dalam kegiatan perdagangan
-menyediakan informasi mengenai barang dan jasa secara lengkap

E-commerce dapat diklasifikasikan ke dalam empat kategori utama:

1. B2B
Dalam B2B (Business-to-Business), perusahaan-perusahaan melakukan bisnis dengan satu sama lain seperti produsen dan distributor menjual ke grosir menjual ke pengecer. Harga didasarkan pada cakupan dan mengurutkan seringkali fleksibel. Menurut sebuah report dari E&Y Consulting, perkembangan kedua jenis eCommerceini dapat dilihat pada tabel berikut. Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa perkembangan Business to Business lebih pesat daripada Business to Consumer. Itulah sebabnya banyak orang mulai bergerak di bidang Business-to-business.Jenis Transaksi 1997 2000 Business to Business $7 billion $327 billion. Business to Consumer $5 billion $70 billion.
Keuntungan B2B :
a. Dapat menghemat biaya
b. Meningkatkan pendapatan
c. Mempercepat pengiriman
d. Mengurangi biaya administrasi
e. Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan

2. B2C
Dalam B2C (retail) pada saat ini menggunakan bermacam-macam pendekatan seperti misalnya dengan menggunakan “electronic shopping mall” atau menggunakan konsep “portal”.

3. C2B
C2B (Konsumen-ke-Bisnis), dimana perusahaan melakukan riset pasar dengan menetapkan anggaran online serta menganalisis konsumen dan persyaratan tawaran tentang transaksi tertentu.

4. C2C
C2C (Consumer-to-Consumer). Untuk ini, ada banyak situs yang menawarkan free classifieds, pelelangan, dan forum di mana individu dapat memperoleh dan menjual berkat sistem pembayaran online. Misalnya dari penjualan layanan eBay adalah grand contoh di mana orang-ke-orang transaksi sehari-hari berlangsung sejak 1995.
Dari rangkuman di atas, kita dapat mengetahui bahwa perkembangan internet telah mempengaruhi perjalanan perkembangan perdagangan. Media intrenet telah melahirkan perdagangan baru yang disebut dengan Internet Marketing (IM) atau Electronic-commerce (E-commerce). E-commerce sendiri merupakan bagian dari E-business. E-commerce juga memiliki macam atau jenis yang berragam, diantaranya adalah B2B, B2C, C2B, C2C, G2G, G2E, B2E, B2G, G2C, C2G, dan G2B. Selain itu dengan berkembangnya dunia internet terutama E-com menghasilkan perusahaan-perusahaan baru maupun lama yang berinovasi dan bersaing menciptakan software-software E-com yang lebih baik. Penyediaan software-software ini bertujuan untuk mempermudah pembuatan website sebagai sarana E-com. Adanya E-com telah memberikan dampak semakin berkurangnya kapasitas atau jaringan distribusi dari perdagangan yang dilakukan bila dibandingkan dengan cara biasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar